Apa itu Sandbox ? Berhati-hatilah

Mungkin sebagian blogger sudah sering mendengar istilah SANDBOX ini. Namun bagi para newbie seperti saya istilah SANDBOX masih belum terlalu terkenal. Namun setelah terkena sandbox dari Google akhirnya saya mulai mencari apakah itu SANDBOX. Dan kenapa web saya bisa terkena sandbox. Sebelum itu kita lihat dulu ciri-ciri website yang terkena sandbox.

Banyak sebenarnya artikel di GOOGLE yang membahas tentang sandbox. Namun ciri-ciri mudah dilihat bahwa Blog atau Website Anda terkena sandbox adalah ketika peringkat di Google meningkat tajam tetapi umur blognya masih baru. Hal inilah yang berpotensi terkena Sandbox alhasil tiba-tiba blog sobat sudah tidak ada diperingkat yang pertama atau kedua. Sekali dicek ternyata ada diperingkat belasan. Wow…..

Jika dilihat dari Wikipedia sandbox adalah mekanisme keamanan untuk memisahkan program yang sedang berjalan. Lebih lengkap bisa langsung meluncur di Wikipedia. Pasti rasanya sakit banget, ketika website kita yang sudah diperingkat satu tiba-tiba hilang ditelan Google. Ditambah lagi website yang berhubungan dengan web yang terkena Sandbox ini juga ikut tertelan seperti website Jaya Berkah Properti

Setelah dicek-cek dan dicek lagi ternyata ada beberapa penyebab yang saya lakukan sehingga website TANAH KAVLING PONTIANAK saya terkena sandbox.

  1. Posting keyword yang berlebihan di Blog dummy dan Social Bookmark
  2. Dan pengulangan keyword yang berlebihan.

Terus gimana cara mengembalikannya diposisi satu. Ya ini masih dicoba-coba dulu ada katanya Optimisasinya dikurangi dulu dan buat artikel tentang Sandbox seperti yang saya buat lalu masukin link Wikipedia, Google.com, Google.co.id, Google Webmaster Guidelines dan Sandbox ke dalam Anchor text. Lalu bersabar. Oya untuk mengecek apakah blog kita terkena Sandbox atau tidak bisa lihat di searchengine.com. Intinya untuk blog-blog baru perlahan-lahan saja untuk optimasi takut berlebihan nanti dibilang spam sama si Google.

Sekian pembahasan tentang Sandbox mudah-mudahan bisa kembali ke pejeone. Amin…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *