Pengertian Tanah Kavling Pontianak

Pengertian Tanah Kavling Pontianak

jual tanah kavling pontianak

Kita pasti sudah sering mendengar istilah “ Tanah Kavling ” sebenarnya apa sih Pengertian Tanah Kavling.  Tanah Kavling adalah sebidang tanah yang dipetak-petakan atau dikavlingkan. Hal ini dibuat berbagai macam tujuan seperti tujuan warisan keluarga atau lebih sering untuk dijual kembali oleh Developer atau Perseorangan. Tanah Kavling biasanya berasal dari tanah dengan bidang luas lalu dibentuk menjadi kavlingan tanah yang berukuran untuk tempat tinggal. Sebagai contoh : Anda memiliki tanah 1 hektar maka bisa dikavlingkan sekitar 70-100 rumah tergantung ukuran yang diinginkan. Sedangkan Tanah Kavling Pontianak adalah tanah kavling yang berada di Pontianak.

Di dalam tanah kavling sendiri memiliki berbagai macam bentuk. Ada kurang lebih 6 bentuk tanah kavling yang mungkin dapat membantu Anda dalam berinvestasi tanah kavling. Menurut pengamat properti Panangian Simanungkalit yang ditulis dalam bukunya yang berjudul “Menjadi Kaya melalui Properti” menjelaskan bahwa ada enam bentuk kavling yang perlu kita ketahui beserta kelebihan dan kekurangannya. Apa saja kah itu ?

Dijual Tanah Kavling Murah Rumah Minimalis Murah Kredit
Dijual Tanah Kavling Murah Rumah Minimalis Murah Kredit

Tipe A: Cul De Sac Lot
Ini berasal dari bahasa Perancis, Cul De Sac yang memiliki arti jalan buntu. Berdasarkan arti dari namanya, tipe kavling ini terletak di ujung jalan buntu.

Kelebihan
Bagian depan kavling yang sempit sangat baik dalam segi keamanan.
Bagian belakang kavling yang melebar.
Dikarenakan bagian depan yang sempit, membuat tipe kavling ini lebih damai dan tenang.
Sangat cocok untuk menjadi tempat tinggal.

Kekurangan:
Memiliki area yang sempit untuk parkir di depan rumah.
Sehingga memiliki pintu masuk yang sempit.
Lahan parkir di depan rumah terbatas

Tipe B: Interior Lot
Interior lot merupakan jenis tanah kavling yang paling sering digunakan dalam sebuah cluster. Jenis ini terletak di tengah deretan kavling dalam satu blok.

Kelebihan
Dari sisi keamanan lebih terjaga, karena hanya tersedia satu akses pintu masuk.
Hanya memerlukan sedikit maintenance.
Cukup damai dan tidak berisik.
Lebih private dibanding tipe corner lot.

Kekurangan
Jika untuk menjadi tempat tinggal, yang perlu diperhatikan adalah masalah sirkulasi udara
Hanya mempunyai satu arah pandang (view).

Tipe C: T-Intersection Lot
Di Indonesia tipe ini lebih dikenal dengan istilah “tusuk sate”. Bagi yang percaya dalam perhitungan feng shui, kavling tipe ini memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri yang tidak dimiliki di tipe tanah kavling lain.

Kelebihan
Pandangan yang luas di bagian depan rumah.
Untuk lokasi komersial kavling tipe ini sangat cocok karena dapat dilihat dari jauh.

Kekurangan
Penghuni akan cukup terganggu oleh lampu kendaraan yang melintas pada malam hari.
Tidak cukup aman jika dilihat dari sisi keamanan, terutama dibagian lalu lintas yang melintas di depan rumah
Tipe ini kurang cocok dijadikan sebagai rumah huni atau tempat tinggal

Tipe D: Corner Lot
Tipe kavling ini, lebih sering kita kenal sebagai kavling sudut atau hoek. Sebagian orang menghindari tipe ini, namun ada sebagian yang lain justru mencari kavling sudut, karena secara umum kavling tipe ini memiliki tanah yang lebih luas dibanding tipe interior.

Kelebihan
Memiliki luas tanah yang lebih dibandingkan kavling interior.
Memiliki dua pintu masuk.
Cocok untuk tempat tinggal, karena memiliki sirkulasi udara yang baik dan halaman yang luas.
Cocok untuk tempat komersial, karena memiliki area parkir yang luas.

Kekurangan
Memerlukan biaya perawatan (maintenance) yang cukup tinggi.
Dari segi keamanan agak kurang, karena memiliki dua pintu masuk.
Suasana cenderung lebih berisik, terutama jika kavling berada di persimpangan jalan.

Tipe E: Key Lot
Kavling tipe ini terletak di tengah-tengah kavling lain, sehingga dari atas terlihat seperti mengunci kavling-kavling di sekelilingnya.

Kelebihan
Memiliki bentuk kavling memanjang ke belakang.
Mempunyai area parkir yang luas.
Dari sisi keamanan lebih terjaga, karena hanya mempunyai satu akses pintu masuk.
Hanya memerlukan sedikit maintenance.
Tidak terlalu berisik.
Lebih private jika dibandingkan tipe corner lot.

Kekurangan
Masalah sirkulasi udara harus menjadi perhatian, jika dijadikan tempat tinggal
Hanya memiliki satu arah pandang (view).
Dekat dengan septic tank tetangga.

Tipe F: Flag Lot
Disebut flag lot atau kavling bendera, karena kavling ini berbentuk “L” layaknya bendera yang sedang berkibar. Mungkin bentuk kavling sangat jarang ditemukan dalam sebuah cluster perumahan.

Kelebihan
Pintu masuk mudah diawasi dan posisi kavling tersembunyi sehingga keamanan lebih terjamin.
Dari sisi feng shui, tipe ini lebih disukai, karena bentuk denahnya yang mengantung di belakang.

Kekurangan
Tidak mempunyai akses langsung ke jalan utama.
Tidak cocok untuk lokasi komersial

sumber : Rumah.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *